Senin, 24 Juni 2013

bingkisan dua satu



Pagi itu 18 Juni 2013, ya waktu itu masih benar-benar pagi. Aku menilik telepon genggamku, ada beberapa pesan singkat dan dua panggilan tak terjawab. Berbagai ucapan penuh doa silih berganti  terlintas dipikiranku, tapi ada satu pesan tertanda pukul 03:16:11, memacu otakku untuk bertanya ,ada apa ini?

Siang itu 18 Juni 2013, kami telah siap dengan armada kami, dengan perisai kami. Kami berjalan berderap. Kami, dengan misi pembebasan dipundak. Silih berganti, kawan-kawanku meneriakkan  petisi mereka. Menolak, menentang, mengecam ! Kami  satu rasa, satu tekad, satu tujuan. Kami menjadi satu. Tak peduli berapa orang yang mencerca, menghina, merendahkan. Semangat tak sedikitpun surut. Bahkan ketika bulir-bulir hujan yang jarang  menjadi rapat, kami tak gentar. Semakin membara, terpancar melalui binar mata mereka.

Betapa hari itu begitu berharga untukku, tidak ada kue ulang tahun, tidak ada acara tiup lilin, tidak ada kejutan. Ini semua lebih dari sekedar itu semua, hari itu ketika niatku dipertanyakan, janjiku dipertanyakan. Apa yang telah aku berikan untuk negara ku?

Terima kasih untuk bingkisan dua satu sarat makna ini. Hari itu 18 Juni 2013.

0 komentar:

Posting Komentar